Berita SMPN 1 BANGIL

Cek berita terbaru dari SMPN 1 BANGIL.

SMPN 1 BANGIL

Berita

Bangil, 15 Juli 2025 — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Bangil tahun ini dirancang bukan hanya untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun kesadaran kritis siswa terhadap isu-isu penting di sekitarnya. Salah satu kegiatan unggulan tahun ini adalah menghadirkan narasumber dari BNN (Badan Narkotika Nasional) dan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, sebagai bagian dari pendidikan karakter dan literasi kebencanaan.

Sesi pertama menghadirkan tim dari BNN Kabupaten Pasuruan yang memberikan materi bertema “Bahaya NAPZA dan Upaya Pencegahannya di Kalangan Pelajar”. Dalam paparannya, tim BNN menjelaskan jenis-jenis narkotika dan zat adiktif lainnya (NAPZA), dampak fisik dan psikologis yang ditimbulkan, serta strategi menolak bujukan penyalahgunaan narkoba.

“Masa remaja adalah masa yang rentan, namun juga masa yang sangat menentukan masa depan. Mari jaga diri dan lingkungan agar tetap bersih dari narkoba,” pesan Ibu Puput perwakilan dari BNN.

Tidak hanya teori, siswa juga diajak berdialog dan bermain peran dalam situasi penolakan narkoba, membuat suasana belajar lebih interaktif dan mudah dipahami oleh peserta didik baru.

Sesi berikutnya dilanjutkan oleh tim dari BPBD Kabupaten Pasuruan yang membawakan materi “Membangun Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah”. Materi ini menekankan pentingnya kesadaran terhadap risiko bencana alam serta tindakan mitigasi sejak dini.

Tim BPBD menginformasikan bahwa Kabupaten Pasuruan, termasuk wilayah Bangil, memiliki potensi bencana yang harus diwaspadai, seperti: gempa bumi, banjir, kebakaran pemukiman, dan angin kencang.

Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan wilayah rawan gempa di Kabupaten Pasuruan, termasuk daerah Prigen, Tosari, dan sekitarnya yang memiliki potensi aktivitas seismik lebih tinggi. Melalui pemetaan risiko dan contoh nyata kejadian bencana sebelumnya, siswa diajak lebih siap dalam menyikapi kondisi darurat.

“Keselamatan itu dimulai dari kesadaran. Kesiapsiagaan bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk menyelamatkan,” ujar perwakilan BPBD.

Dengan menghadirkan pihak profesional seperti BNN dan BPBD, SMPN 1 Bangil menegaskan perannya sebagai sekolah yang berkomitmen membentuk siswa berkarakter, sadar lingkungan, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Share: